Tag Archives: Writing

TOEFL TIPS: Melejitkan TOEFL iBT Score pada Writing Section

Bagaimana meningkatkan kemampuan Writing untuk TOEFL tes?

Riset Talkers, setelah sebelumnya kita membahas melejitkan TOEFL Score pada Reading, Listening, dan Speaking,  pada posting kali ini kita akan membahas skill writing.

Ada kata-kata bijak mengatakan:

orang yang bisa membaca belum tentu  bisa menulis, tapi orang yang bisa menulis sudah pasti bisa membaca. – Anonymous

Sekarang pertanyaanya adalah, seberapa terampilkah Riset Talkers dalam menulis dalam bahasa Inggris?. Kemampuan menulis tidak dapat datang secara tiba-tiba. Kemampuan menulis memerlukan jam terbang yang tinggi. Atau dengan kata lain, tidak ada jalan pintas untuk memiliki nilai yang bagus dalam menulis (Khususnya TOEFL), kecuali dengan mempraktikannya setiap hari.

Tips ini terlihat sangat simple dan sepele, namun sangat powerful jika Riset Talkers bisa mempraktekkannya secara konsisten. Maka sudah pasti kemampuan menulis dalam bahasa Inggris Riset Talkers anak meningkat. Tapi WAIT…  menulispun ngak asal tulis ya, tapi ada teknik nya lho. Berikut beberapa tips dari risettalk yang bisa Riset Talkers implementasikan saat akan menghadapai tes TOEFL, khususnya TOEFL iBT.

Tips yang pertama adalah Kenali Jenis Soal dan objektif dari soal. Seperti perkuliahan di kampus, setiap ujian memiliki kisi-kisi dan objektif dalam pelaksanaannya. Tidak mungkin ujian dilakukan tanpa ada tujuan pengujiannya. Begitu juga dengan tes TOEFL, semua soal yang di ujikan memiliki indikasi-indikasi objektif yang akan dinilai. Lebih dari sekedar objektifitas, soal-soal dites TOEFL juga telah dilakukan pengujian terlebih dahulu terhadap test taker sebelumnya., terutama untuk reading section dan listening section.

Riset Talkers,  TOEFL iBT Writing mengharuskan test taker bisa menjelaskan suatu gagasan atau ide secara kronologis dan terstruktur. Biasakan menulis dengan Pembuka, body dan penutup atau kesimpulan.

Riset Talkers, struktur penulisan ide sangat penting untuk bagian Independent Writing.  Berikut salah satu contoh pertanyaan dalam soal independent writing.

“Do you agree or disagree with the following statement?
Parents are the best teachers. Use specific reasons and examples to support your answer.”

Jika Riset Talkers perhatikan dengan seksama, pertanyaan tersebut tidak mengharapkan justifikasi benar atau salah, tapi lebih mengedepankan bagaimana test taker menyampaikan pendapat atau ide dalam bentuk tulisan.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah penggunaan grammar dengan tepat dan akurat. Native Speaker tidak dapat memahami tulisan yang dibuat jika tidak menggunakan grammar dengan tepat. Karena bahasa Indonesia tidak membedakan kronologi waktu dapam suatu kalimat, maka inilah yang menjadi PR test taker dari Indonesia dan faktanya Grammar lah yang menjadi permasalah kebanyakan orang Indonesia dalam berlajar bahasa Inggris.

Biasakan menulis dalam bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari
Tips kedua adalah dengan biasa menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai hal, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, jika Riset Talkers suka menulis blog, maka mulailah dengan menggunakan bahasa Inggris dalam membuat posting. Atau jika Riset Talkers lebih suka menulis diary, tips tersebut diatas juga bisa diimplementasikan.

Jika Riset Talkers punya hobi menonton, riset talkers bisa memilih salah satu topik yang Riset Talkers di Ted Talks, atau . Kemudian setelah selesai menonton, coba review video dalam bentuk tulisan. Cara lain yang bisa dilakukan, yaitu dengan mendownload verbatim dari beberapa film di eslnotes, kemudian tonton videonya. Dengan kedua cara ini, Riset Talkers bisa mengasah kemampuan writing, sekaligus listening dan comprehension!. Menarik bukan!

Tips terakhir adalah dengan Mencari reviewer yang mengerti bahasa Inggris untuk memberikan feedback terhadap tulisan kita. Sifat dasar manusia adalah merasa apa yang dibuatnya adalah yang terbaik. Dengan adanya reviewer terhadap tulisan kita, bisa jadi kawan kita tersebut akan menukan kesalahan-kesalah yang kita tidak sadari sebelumnya. Atau reviewer juga dapat memberikan koreksi terhadap gramatikal, struktur penulisan dan lain sebagainya.

Kesulitan mencari reviewer? Riset Talkers bisa menggunakan layanan italki untuk mencari tutor yang diinginkan. Bahkan Riset Talkers bisa meminta review native speaker, hal ini tergantung dari kondisi dompet juga pastinya. Karena umumnya native speaker memasang harga yang lebih tinggi dari pada non-native speaker.

Sekian dulu tips untuk writing skill nya, sampai ketemu di tips selanjutnya.

 

Referensi:

  1. https://magoosh.com/toefl/2014/toefl-writing-topics/
  2. https://www.ets.org/Media/Tests/TOEFL/pdf/Writing_Rubrics.pdf
  3. http://www.eslnotes.com/synopses.html
  4. ted.com
  5. italki.com