Pekerja keras pun butuh istirahat: Mari belajar dari perilaku semut sang pekerja keras

Ilustrasi Koloni Semut

Semut yang terkenal sebagai pekerja keras ternyata tak bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 365 hari per tahun. Seperti manusia, semut ternyata juga membutuhkan work-life balance  untuk menjaga produktifitasnya.

Baru-baru ini, sebuah riset yang dilakukan oleh peneliti dari Missouri University of Science and Technology  berkesimpulan bahwa semut yang terkenal sebagai workaholics juga memiliki keseimbangan antara bekerja dan kehidupan sosial. Dalam sebuah artikel yang berjudul S&T researchers suggest ants need work-life balance to survive menjelaskan sebuah penelitian terkait dengan keseimbangan kerja dan kehidupan sosial dalam koloni semut.

Para peneliti ini menemukan bahwa ketika sebagian semut sedang bekerja mengumpulkan makanan, terdapat sebagian semut beristirahat untuk menjaga makanan, tenaga, dan sumber daya untuk koloni-nya. Menariknya, semakin besar anggota disebuah koloni, maka semakin penting keseimbangan antara bekerja dan istirahat untuk meningkatkan produktifitas.

Berdasarkan penelitian tersebut, ditemukan bahwa didalam koloni yang bermula 30-an anggota, maka terdapat 60% dari semut pekerja yang beristirahat. Sedangkan untuk koloni yang lebih besar, yaitu koloni yang mencapai 300-an anggota, maka jumlah pekerja yang beristirahat pun meningkat, yaitu 80% dari total anggota.

Dalam penelitian tersebut menemukan, dalam koloni yang besar, anggotanya cenderung ‘pekerja malas’, mereka tidak banyak bekerja dan tidak mengkonsumsi banyak energi. Semua itu bukan tanpa alasan, tidak mengkonsumsi energi artinya semut-semut melakukan penghematan sumberdaya untuk koloninya dan hal inilah yang membuat koloni menjadi lebih produktif.

Riset Talkers, pengetahuan ini diharapkan bisa dijadikan insight yang bernilai bagi kehidupan sosial manusia agar dapat lebih produktif dan efektif dalam konsumsi sumber daya. Seperti koloni semut, manusia hidup berdampingan bersama didalam grup, berkolaborasi dalam kehidupan bermasyarakat. Bukan tidak mungkin, perilaku ini diterapkan dikehidupan sosial manusia untuk memaksimalkan kehidupan  dalam konteks efisiensi sumber daya.

Referensi:

  1. https://phys.org/
  2. http://news.mst.edu/2017/01/st-researchers-suggest-ants-need-work-life-balance-to-survive/
  3. https://flyingdutcman.files.wordpress.com

TOEFL Tips: Melejitkan TOEFL iBT Score pada Reading Section

Tips meningkatkan kemampuan Reading section pada tes TOEFL

Apakah Riset Talkers sedang mempersiapkan untuk studi lanjut keluar negeri? Atau Riset Talkers sedang berusaha keras untuk dapat lulus dari kampus tercinta tapi terkendala dengan nilai TOEFL yang masih dibawah standard? Minggu lalu Riset Talk memberikan sumber-sumber belajar online TOEFL. Minggu ini kami akan membuat artikel serial tentang tips-tips untuk meningkatkan nilai TOEFL kamu sekalian. Pada artikel pertama inia yang akan dibahas adalah tips untuk mengasah reading skill, khususnya dalam persiapan ujian TOEFL.

Pada dasarnya, semua US News and Magazine adalah sumber daya yang bagus buat belajar TOEFL. Namun, perlu diingat bahwa TOEFL adalah tes bahasa inggris yang ditujukan untuk akademik, sehingga kita harus lebih selektif dalam memilih sumber daya yang kita gunakan untuk belajar dalam persiapan TOEFL. Yuk kita bahas satu per satu sumber daya yang bisa kita gunakan.

Pertama adalah Magoosh TOEFL FlashCard. Flashcard ini dibuat sedemikian rupa oleh Magoosh, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang edukasi khususnya tes masuk perguruan tinggi seperti TOEFL, GRE, SAT, dan lain sebagainya. Aplikasi Flashcard yang bisa dijalankan via web browser dan android ini sangat bagus jika digunakan sebagai fun learning harian.  Berikut tampilannya:

Magoosh flashcard versi web
Flashcard yang berisi definisi dan contoh penggunaan kata

Keunggulan lain dari Flashcard ini yaitu tampilannya yang elegant dan simple. Sebagai contoh, ketika sebuah vocabulary di klik maka akan muncul definisi beserta dengan contoh penggunaan kata didalam kalimat. Sehingga, selain mengetahui definisi dari sebuah kata, kita pun dapat melihat contoh penggunaan kata tersebut didalam kalimat. Cukup mudah bukan?

Kedua, US credible news. Riset Talkers, ternyata flashcard masih belum cukup untuk memperoleh nilai TOEFL yang bagus. Riset Takers harus terbiasa dengan konteks kalimat dan menangkap ide dari bacaan yang cukup panjang. Sebagai gambaran, untuk TOEFL iBT, Reading Passage  atau materi bacaannya berjumlah kurang lebih 700 kata. Dengan bacaan yang cukup panjang tersebut, kita harus dapat menangkap main idea dari masing-masing paragraf dan biasanya pertanyaannya adalah jenis pertanyaan yang tersirat, atau memilih makna yang tersembunyi. Situs-situs berita yang direkomendasikan yaitu New York Times, The Economist, The Atlantic Monthly, The New Yorker. Buat Riset Talkers yang memiliki keterbatasan dalam vocabulary, tantangan terbesar membaca situs-situs berita tersebuat adalah seringnya menemukan kata-kata sulit, sehingga kamus adalah sahabat terbaik ketika membaca berita-berita tersebut. Sebagai alternatif, Riset Talkers bisa menggunakan add-ons kamus seperti grammarly.com.  sekaligus menjadi tips ketiga pada artikel ini.

Tips ketiga adalah grammarly. Untuk Riset Talkers yang biasa menggunakan google chrome, bisa download add-on grammarly disini atau untuk Mozilla Firefox dapat di download di sini. Add-on ini extremely useful saat kita sedang browsing dan mengalami kesulitan dalam memahami suatu kata. Riset Talkers tinggal block kata sulit tersebut, maka secara otomatis akan muncul definisi atau sinomimnya. Gampang kan!.

Gak cuma itu, ketika kita sedang menulis via browser, seperti menulis blog, posting facebook, twitter dan lain sebagainya, applikasi add-on ini juga membantu kita mengoreksi struktur kata atau grammar tulisan kita tersebut. Hebat kan?

 

Tips terakhir untuk Riset Talkers semua adalah konsisten. Pribahasa mengatakan

Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit

Lakukan latihan secara konsisten, pasang target belajar harian dan jangan berhenti sebelum berhasil mendapatkan nilai TOEFL terbaik. Semua tips diatas tidak akan berpengaruh apa-apa jika Riset Talkers latihan hanya giat di awal dan menghilang kemudian. Lakukan latihan secara konsisten, meskipun hanya 30 menit per hari. Yakin dan konsisten lah. Tunggu tips TOEFL selanjutnya minggu depan ya! Semoga bermanfaat dan semoga sukses!

MIT Research: Aplikasi Penghitung Karbon Kendaraan sebagai alat untuk memerangi global warming

Karbon yang diproduksi masyarakat jakarta ( photo diambil dari spinoff.com)

Tidak dapat dipungkiri, bumi kini semakin memanas. Perubahan cuaca (Climate Change) itu nyata terjadi. Banyak faktor yang menandai perubahan cuaca saat ini, seperti mencairnya es di Kutub Utara, semakin tingginya temperatur udara, perubahan periode iklim dan masih banyak lainnya.

Riset Talkers, banyak peneliti yang mengatakan bahwa perubahan cuaca ini diakibatkan oleh kerusakan bumi seperti pemangkasan hutan dan lahan hijau sebagai bahan industri dan perumahanan-perumahan masyarakat, eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali, kebakaran hutan, serta produksi karbon dari kendaraan-kendaraan berbahan bakar fosil.

Baru-baru ini MIT research membuat suatu aplikasi yang disebut dengan CarbonCounter. Aplikasi online ini menyediakan informasi gas karbon yang dihasilkan dari berbagai jenis kendaraan yang dijual pada saat ini. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi orang-orang yang ingin membeli kendaraan baru agar dapat memilih kendaraan yang low carbon. Meskipun aplikasi ini tidak dapat sepenuhnya mengatasi permaslahan perubahan cuaca, namun diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat meminimalisir produksi karbon di dunia. Ingin tahu lebih detail mengenai aplikasi ini? Silakan Riset Talkers kunjungi video berikut ini:

 

Sumber:

  1. https://www.youtube.com/watch?v=Dh0FzB6Jvo8

Tahukah kamu bahwa navigasi semut dilakukan dengan berjalan ke belakang?

Riset Talkers, Semua pasti sudah familiar the film yang berjudul A bug’s life karya Disney pada tahun 1998. Cerita tentang kehidupan serangga-serangga yang saling menolong dalam satu ekosistem. Seperti pada kisah-kisah kartun tentang serangga lainnya bahwa memiliki 4 kaki dan 2 tangan, benarkah itu?.

Secara umum, dalam keadaan normal, semut memiliki 6 kaki. Ketika berjalan, untuk 1 langkah semut menggukan 3  kakinya sekaligus. Sebagai contoh, semut melangkahkan 2 kaki kiri (bagian tengah dan belakang secara bersamaan dan 1 kaki kanan bagian depan, begitu pula sebaliknya.

Semut menapakkan 3 kaki nya sekaligus untuk satu kali melangkah (sesuai dengan tanda hijau)

Pada tahun 2016 lalu, suatu percobaan yang dilakukan oleh Sarah E. Pfeffer et al, yang berjudul How to find home backwards? Locomotion and inter-leg coordination during rearward walking of Cataglyphis fortis desert ants tentang  perilaku semut di gurun sahara terkait dengan cara semut membawa makan. Dalam riset tersebut, penulis menemukan bahwa semut membawa makanan cara menarik dan membelakangi arah tujuannya. Selain itu, semut-semut yang membawa makan dengan berjalan mundur, kemudian melangkahkan kakinya satu per satu ( tidak 3 kaki sekaligus seperti pada semut yang berjalan tanpa membawa beban). Penulis menduga bahwa hal ini dilakukan dengan maksud agar semut dapat menjaga keseimbangan saat membawa beban yang berat dan juga sebagai navigasi ke arah tujuan makanan tersebut akan dibawa.

Hasil dari riset ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dibidang robotik, sehingga dapat diciptakan robot yang stabil dan navigasi yang lebih akurat. Riset Talkers, Silakan lihat video penelitian tentang semut ini di tautan berikut: http://nyti.ms/2aFlddx

Referensi:

  1. http://www.nytimes.com/2016/07/25/science/desert-ants-navigation-backward.html?rref=collection%2Fcolumn%2Fsciencetake
  2. http://jeb.biologists.org/content/219/14/2110?ijkey=6ccb129414a42f50579071e056b21f5bf7e83634&keytype2=tf_ipsecsha
  3. http://jeb.biologists.org/content/219/14/2119?ijkey=46c1b69f7a7a3a68fe93f3d7183c6dfac6fa98d3&keytype2=tf_ipsecsha
  4. http://nyti.ms/2aFlddx  
  5. http://www.westchestermagazine.com/wm1210CARPENTER-ANT.jpg

 

 

TEDx: Apakah kamu termasuk orang yang bertipe Giver atau Taker?

Riset Talkers, Pernah mendengar pribahasa “Anak dipangku dilepaskan, beruk dirimba disusukan“?. Arti dari pribahasa ini adalah selalu mementingkan untuk membantu orang lain hingga kadang pekerjaannya sendiri tidak selesai. Pribahasa ini sangat relevan dengan pembahasan kita kali yaitu Giver atau Taker.

Adam Grant, seorang professor bidang Psikologi dari Wharton School of the University of Pennsylvania memaparkan fakta menarik terkait dengan giver dan taker. Presentasi di Tedx ini, Professor Adam  Grant menggambarkan tipikal giver sebagai seorang yang lebih condong memberi dan terkadang pekerjaannya sendiri tidak selesai karena terlalu sibuknya menolong orang lain. Karakteristik yang kedua adalah Taker, yaitu orang yang self-center, atau seseorang yang hanya melihat benefit untuknya pada segala hal yang Continue reading TEDx: Apakah kamu termasuk orang yang bertipe Giver atau Taker?

Tips: 5 online resources terbaik untuk belajar TOEFL iBT tahun 2017

Riset Talkers, Apakah kamu sedang mempersiapkan diri untuk sekolah di luar negeri? Tentunya kalian akan cukup familiar dengan English Proficiency Test. Ada banyak sekali jenis tes yang tersedia, seperti, TOEFL PBT, TOEFL IBT, TOEFL ITP, IELTS, dan lain sebagainya. Pada posting kali ini, kita akan berfokus pada TOEFL iBT.

TOEFL iBT kepanjangan dari Test of English as a Foreign Language intenet Based Test atau Tes bahasa inggris untuk bahasa asing berbasis internet. Tes ini cukup populer untuk orang-orang yang berkeinginan melanjutkan studinya ke negara-negara seperti Amerika Serikata dan Kanada. Score untuk TOEFL iBT adalah antara 1-120 poin. Kamu bisa melihat kesetaraan nilai TOEFL iBT dengan tes-tes bahasa lain seperti IELTS, dan TOEIC di sini.

Khusus untuk Riset Talkers semua yang ingin mempersiapkan tes TOEFL iBT. Berikut adalah rekomendasi bahan belajar yang sangat layak untuk dicoba:

  1. Magoosh

    Magoosh merupakan lembaga kursus online yang berdiri pada 2008 di Amerika Serikat. Magoosh menyediakan video interaktif dan simulasi tes TOEFL berbasis online. Dalam video interaktifnya, Magoosh menyediakan pembahasan mendetail untuk setiap sesi TOEFL beserta dengan grammar yang mendukung pada TOEFL skill untuk premium membernya. Selain itu, magoosh menyediakan perencanaan schedule untuk 2 minggu, 1 bulan dan 6 bulan persiapan TOEFL. Sebagai bonus, Riset Talkers juga bisa memperdalam vocabulary bahasa inggris dengan flashcard Magoosh. Info lebih lengkap bisa langsung ke web resminya di sini.

  2. Squline

    Squline adalah startup yang masih tergolong muda. Squline menawarkan program yang cukup menarik yaitu selain materi versi ebook, dan jam belajar yang fleksibel, Squline juga memiliki program untuk berbicara dengan penutur asing. Cara mendaftarnya cukup mudah, yaitu registrasi untuk melakuan trial class, atau kelas percobaan kemudian jika tertarik maka kita bisa memilih sendiri paket program yang diinginkan. Untuk detailnya bisa langsung ke squiline.com.
  3. ETS TOEFL TV on Youtube

    Siapa yang tidak kenal Youtube. Situs yang memiliki jutaan video tersebut merupakan salah satu sumber daya terbaik untuk persiapan TOEFL. ETS, lembaga penyelenggara TOEFL ini memiliki channel khusus yang bisa memfasilitasi kita untuk mengetahui lebih dalam mengenai format TOEFL, kriteria penilaian, tips dan trik dalam menghadapi TOEFL. Riset Talkers bisa langsung membuka channel resminya di sini.
  4. Memrise.com

    Buat Riset Talkers yang seneng nge game, pasti suka dengan situs yang satu ini. Dengan pendekatan gamification, belajar memperkaya vocabulary menjadi sangat menyenangkan. Pada situs ini Riset Talkers bisa memilih couse yang diinginkan dan memulai bermain tebak-tebakkan. Tampilan yang menarik dan fitur timer dan interaktif dalam menebak arti kata menjadi nilai tambah dalam situs ini. Silakan langsung mencoba applikasinya di sini.
  5. WIKI TOEFLResources yang terakhir adalah Wikitoefl. Situs ini menyediakan banyak sekali simulasi tes beserta kunci jawabannya. Selain itu, Wikitoefl juga menyediakan berbagai macam ebook premium yang dapat diundur secara gratis. Penasaran?  Langsung kunjungi wikitoeflibt.net.

Jika Riset Talkers bisa memaksimalkan kelima resurces diatas, dapat dipastikan bahwa TOEFL iBT tidak lagi menjadi kendala. Semoga sukses!

Neuroscience: Sensor Motorik menggunakan perintah pikirian

Ian Burkhart menggunakan NeuroLife technology, yang dikembangkan di Ohio State University. Credit: Ohio State University

Riset Talkers, pada kesempatan kali ini kita akan membahas riset terbaru dari Ohio State University, Amerika Serikat pada bidang Neuroscience. Seorang bernama Bukhart berusia 24 tahun mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tangannya lumpuh pada tahun 2010. Hal ini mengakibatkan ia harus selalu meminta bantuan orang lain untuk melakukan hal hal kecil seperti mengambil minum, membuka tutup botol dan lain sebagainya.

Namun sekarang, berkat riset teknologi terbaru dari Battelle, salah satu lembaga riset non profit beserta Ohio State University, nampaknya akan ada angin segar bagi Bukhart. Teknologi ini mengaplikasikan kekuatan pikiran untuk menggerakkan sensor motorik. Continue reading Neuroscience: Sensor Motorik menggunakan perintah pikirian

Amerika Serikat: Kenapa Jumlah Kematian Tertinggi Terjadi pada saat Christmas dan New Year dibanding dengan tanggal lainnya? Berikut riset ilmiahnya.

 

Perayaan Tahun baru 2017 di Jakarta

Hallo Riset talkers, Happy new year! Sudah sangat lumrah bahwa masyarakat dunia merayakan hari pergantian tahun masehi, tidak terkecuali masyarakat Indonesia. 1 Januari kemarin, dailymail menerbitkan informasi bahwa ternyata jumlah kematian pada perayaan natal dan tahun baru adalah yang paling tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun lainnya. Kok bisa ya? Mari kita bahas lebih dalam.

Informasi yang dikutip dari Jurnal Social Science and Medicine berjudul Christmas and New Year as risk factor of death mengatakan bahwa pada hari Natal dan tahun baru menempati peringkat tertinggi dibandingkan dengan tanggal lainnya dalam setahun. Riset yang dilakukan oleh David Phillips et al, mengambil sampel data dari penduduk Amerika Serikat dalam 25 tahun terakhir. Continue reading Amerika Serikat: Kenapa Jumlah Kematian Tertinggi Terjadi pada saat Christmas dan New Year dibanding dengan tanggal lainnya? Berikut riset ilmiahnya.

Akankah Monkey Thought Translator Menjadi Kenyataan?

Steve - karakter monyet dengan Monkey Thought Translator dalam film "Cloudy with a chance of meat ball"
Steve – karakter monyet dengan Monkey Thought Translator dalam film “Cloudy with a chance of meat ball”

Halo Riset Talkers, Pernah nonton film scifi animasi yang berjudul Cloudy with  a chance of meatball?. Pada film ini, dikisahkan seorang inventor yang bermimpi besar untuk merubah dunia. Inventor tersebut bernama Flint Lockwood. Ia membuat suatu inovasi dengan membuat Monkey Thought Translator, yaitu alat yang membatu menerjemahkan pikiran monyet sehingga dapat dipahami oleh manusia. Hebatnya, baru-baru ini, ide tersebut mulai terwujud oleh salah satu group riset dari Stanford University. Nah, pada kesempatan kali kita akan membahas salah satu riset terbaru dari Standford University tersebut yang berjudul A Nonhuman Primate Brain–Computer Typing Interface. Riset yang berhasil di publikasikan di jurnal IEEE mengklaim bahwa primata dapat mengetikkan hingga 12 kata dengan menggunakan dengan brain-computer interface. Continue reading Akankah Monkey Thought Translator Menjadi Kenyataan?

MIT Research: Otot Tiruan Berbahan Nilon Sebagai Solusi yang Ekonomis dan Simpel

Halo Riset Talkers, pada kesempatan kali ini kita akan melihat riset terbaru dari salah satu riset grup di MIT. Mungkin Semua sudah familiar dengan nilon. Yap, nilon adalah polimer sintetik yang diciptakan pertama kali oleh Wallace Carothers pada tahun 1935 di salah satu perusahaan material bernama DuPont, Amerika Serikat. Nilon dipilih karena sifat lentur namun kuat yang tersusun didalamnya. Umumnya, nilon biasa digunakan untuk bahan sikat gigi, tali, stocking dan bahan-bahan tekstil lainnya. Namun, ditangan salah satu grup riset di MIT ini, mereka berhasil memanfaatkan fleksibilitas nilon sebagai otot tiruan yang efektif dan efisien.

Selama ini, otot tiruan merupakan barang yang sangat mahal dan memiliki fungsionalitas yang terbatas. Namun dengan adanya penelitian terbaru ini, mereka mengatakan bahwa produk ini adalah solusi yang simpel dan ekonomis. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa dengan melakukan seleksi pada serat nilon dan memanaskannya pada suhu tertentu, maka dapat dihasilkan otot tiruan yang lentur, elastis dan dapat berkonstraksi.

Dalam video juga dijelaskan bahwa dengan pemanasan dibagian tertentu, maka serat nilon akan membentuk gerakan tertentu dan menghasilkan pola yang kompleks sehingga memiliki elastisitas yang cukup baik. Mereka berharap bahwa terobosan baru ini dapat terus dikembangkan dan bermanfaat bagi perkembangan teknologi terkini, khususnya pada bidang biomedikal, robotik dan medis.