Category Archives: Lain-Lain

This category is the parent all other categories.

8 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Saat Merancang TV Experiences

Experience design pada televisi
Experience design pada televisi

Riset Talkers, Nielsen pada salah satu artikelnya menyatakan bahwa secara keseluruhan, konsumsi media di kota-kota baik di Jawa maupun Luar Jawa menunjukkan bahwa Televisi masih menjadi medium utama yang dikonsumsi masyarakat Indonesia (95%), disusul oleh Internet (33%), Radio (20%), Surat Kabar (12%), Tabloid (6%) dan Majalah (5%). Konsumsi media Televisi lebih tinggi di luar Jawa (97%), disusul oleh Radio (37%), Internet (32%), Koran (26%), Bioskop (11%), Tabloid (9%) dan Majalah (5%).

Dapat kita lihat bersama-sama bahwa sebagian besar hunian penduduk memiliki TV, bahkan ada yang memiliki lebih dari 1 TV dirumahnya. Menonton TV menjadi semacam rekreasi universal dan kegiatan mencari informasi. Meskipun demikian, dengan semua perkembangan teknologi pada dunia pertelevisian, masih sangat sedikit panduan bagi desainer, insinyur, inovator dalam menentukan proses terbaik ketika membangun dan merancang produk dan tampilan TV.

Mungkin kita hampir tidak pernah berfikir, bagaimana TV dan perangkat yang melengkapinya seperti remote control diciptakan seperti itu. Tetapi, Noor Ali-Hasan yang merupakan peneliti user experience pada tim android google dan Bianca Soto seorang peneliti user experience pada android TV di google, memberikan gambaran pada kita, mengenai hal-hal yang perlu dipertimbangkan saat merancang TV experience. Berikut adalah penjelasannya:

1. Menonton TV (masih) menjadi kegiatan utama

Seringnya desainer, insinyur, inovator fokus dalam pembuatan fitur baru yang menarik, tetapi melupakan kebutuhan utama pengguna saat melihat TV seperti pencarian saluran TV, pengaturan rekaman DVR, atau pencarian panduan program elektronik. Beberapa hal tsb kritikal dalam menciptakan TV experience yang baik. Sebaiknya dalam menciptakan fitur baru, desainer tidak mengabaikan kegiatan utama saat menggunakan TV, seperti pencarian dan melihat konten video.

2. TV adalah perangkat bersama

Dalam merancang TV experience yang baik kita harus mempertimbangkan bahwa TV disaksikan sekumpulan orang secara bersama-sama. Akan tetapi kita harus tetap memperhatikan bahwa sekelompok penonton tersebut merupakan sekumpulan individu yang memiliki keinginan masing-masing. Dengan mempertimbangkan bahwa desain TV harus mencakup kebutuhan multi-user dan single-user maka akan membuat TV experience yang baik dalam kelompok atau individu.

3. Remote control tradisional masih menjadi pilihan baik untuk mengendalikan TV

Remote control dengan desainnya yang memiliki banyak tombol membuat tidak praktis dan susah untuk digunakan. Meski dengan keterbatasan tsb, remote control adalah model interaksi yang baik untuk perangkat yang digunakan bersama.

4. Smartphone dan tablet remote control apps memberikan janji tetapi juga memiliki beberapa masalah yang belum terselesaikan

Smartphone dan tablet remote control apps dapat melebihi beberapa keterbatasan remote control tradisional. Bagi pengguna yang terbiasa menggunakan smartphone dan tablet akan sangat terbantu dengan penggunaan aplikasi tsb dalam mencari konten tertentu, bahkan lebih cepat dibanding menggunakan remote control tradisional. Tetapi model interaksi pada aplikasi tsb didesain untuk one to one, bukan one to many (device to user model). Hal ini menyebabkan adanya ketidakjelasan siapa yang mengontrol TV ketika ada pengguna yang banyak. Selain itu, aplikasi tsb tidak diperuntukkan bagi penonton yang tidak memiliki smartphone atau tablet.

5. Paradigma interaksi baru tidak selalu cocok untuk TV

Interaksi baru seperti gerak dan suara sangat inovatif tetapi tidak terlalu cocok digunakan untuk TV. Interaksi gerak dalam game menciptakan sebuah genre baru yang menyenangkan dan interaktif. Tetapi ketika digunakan untuk mengontrol TV akan terlalu melelahkan dan sulit bagi beberapa pengguna. Disisi lain, menggunakan suara untuk mengontrol TV akan lebih mudah dibanding menggunakan remote control tradisional tetapi bagi sebagian pengguna kemungkinan memiliki kecanggungan sosial dalam penggunaannya didepan teman atau keluarganya.

6. Perbedaan waktu dapat diakomodasi, tetapi banyak TV yang masih dilihat secara langsung

Apakah melalui layanan streaming, layanan permintaan atau rekaman DVR, banyak pengguna yang menonton TV pada jam yang dikehendaki. Tetapi meskipun demikian, masih banyak program TV yang dilihat saat siaran berlangsung. Nielsen memperkirakan bahwa hampir 90% TV ditonton secara langsung. Penggunaan TV secara langsung seperti mengubah saluran TV dan menggunakan panduan program elektronik cukup kritikal dalam keberhasilan penerapan produk TV yang interaktif.

7. TV itu sederhana (dalam cara yang baik)

TV adalah perangkat yang sudah melekat pada kehidupan masyarakat diseluruh dunia karena kemudahannya. TV adalah perangkat universal tanpa kendala bahasa, gender, usia atau pendidikan. Pengguna mengharapkan konten TV sudah tepat ketika dinyalakan dan TV experience tradisional memenuhi hal tsb dengan baik. Meskipun TV dihubungkan dengan internet, tidak seharusnya mekanisme TV dibuat seperti komputer atau smartphone dimana pengguna harus melakukan update secara berkala. Proses updating yang dilakukan didalam perangkat tanpa mengganggu pengguna adalah mekanisme yang paling baik.

8. TV dapat digunakan untuk menyendiri

Pengguna TV tidak selalu ingin membagi TV dengan teman atau keluarganya. Dengan memberikan mode pribadi bagi pengguna dalam menggunakan TV akan memberikan nilai lebih pada TV. Mode pribadi pada TV akan memberikan kendali bagi pengguna atas apa yang ingin dibagi atau tidak sehingga dapat membantu pengguna dalam menikmati TV tanpa batasan.

Sumber:

  1. https://static.googleusercontent.com/media/research.google.com/en//pubs/archive/43865.pdf
  2. http://www.nielsen.com/id/en/press-room/2014/nielsen-konsumsi-media-lebih-tinggi-di-luar-jawa.html

 

TOEFL TIPS: Melejitkan TOEFL iBT Score pada Writing Section

Bagaimana meningkatkan kemampuan Writing untuk TOEFL tes?

Riset Talkers, setelah sebelumnya kita membahas melejitkan TOEFL Score pada Reading, Listening, dan Speaking,  pada posting kali ini kita akan membahas skill writing.

Ada kata-kata bijak mengatakan:

orang yang bisa membaca belum tentu  bisa menulis, tapi orang yang bisa menulis sudah pasti bisa membaca. – Anonymous

Sekarang pertanyaanya adalah, seberapa terampilkah Riset Talkers dalam menulis dalam bahasa Inggris?. Kemampuan menulis tidak dapat datang secara tiba-tiba. Kemampuan menulis memerlukan jam terbang yang tinggi. Atau dengan kata lain, tidak ada jalan pintas untuk memiliki nilai yang bagus dalam menulis (Khususnya TOEFL), kecuali dengan mempraktikannya setiap hari.

Tips ini terlihat sangat simple dan sepele, namun sangat powerful jika Riset Talkers bisa mempraktekkannya secara konsisten. Maka sudah pasti kemampuan menulis dalam bahasa Inggris Riset Talkers anak meningkat. Tapi WAIT…  menulispun ngak asal tulis ya, tapi ada teknik nya lho. Berikut beberapa tips dari risettalk yang bisa Riset Talkers implementasikan saat akan menghadapai tes TOEFL, khususnya TOEFL iBT.

Tips yang pertama adalah Kenali Jenis Soal dan objektif dari soal. Seperti perkuliahan di kampus, setiap ujian memiliki kisi-kisi dan objektif dalam pelaksanaannya. Tidak mungkin ujian dilakukan tanpa ada tujuan pengujiannya. Begitu juga dengan tes TOEFL, semua soal yang di ujikan memiliki indikasi-indikasi objektif yang akan dinilai. Lebih dari sekedar objektifitas, soal-soal dites TOEFL juga telah dilakukan pengujian terlebih dahulu terhadap test taker sebelumnya., terutama untuk reading section dan listening section.

Riset Talkers,  TOEFL iBT Writing mengharuskan test taker bisa menjelaskan suatu gagasan atau ide secara kronologis dan terstruktur. Biasakan menulis dengan Pembuka, body dan penutup atau kesimpulan.

Riset Talkers, struktur penulisan ide sangat penting untuk bagian Independent Writing.  Berikut salah satu contoh pertanyaan dalam soal independent writing.

“Do you agree or disagree with the following statement?
Parents are the best teachers. Use specific reasons and examples to support your answer.”

Jika Riset Talkers perhatikan dengan seksama, pertanyaan tersebut tidak mengharapkan justifikasi benar atau salah, tapi lebih mengedepankan bagaimana test taker menyampaikan pendapat atau ide dalam bentuk tulisan.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah penggunaan grammar dengan tepat dan akurat. Native Speaker tidak dapat memahami tulisan yang dibuat jika tidak menggunakan grammar dengan tepat. Karena bahasa Indonesia tidak membedakan kronologi waktu dapam suatu kalimat, maka inilah yang menjadi PR test taker dari Indonesia dan faktanya Grammar lah yang menjadi permasalah kebanyakan orang Indonesia dalam berlajar bahasa Inggris.

Biasakan menulis dalam bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari
Tips kedua adalah dengan biasa menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai hal, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, jika Riset Talkers suka menulis blog, maka mulailah dengan menggunakan bahasa Inggris dalam membuat posting. Atau jika Riset Talkers lebih suka menulis diary, tips tersebut diatas juga bisa diimplementasikan.

Jika Riset Talkers punya hobi menonton, riset talkers bisa memilih salah satu topik yang Riset Talkers di Ted Talks, atau . Kemudian setelah selesai menonton, coba review video dalam bentuk tulisan. Cara lain yang bisa dilakukan, yaitu dengan mendownload verbatim dari beberapa film di eslnotes, kemudian tonton videonya. Dengan kedua cara ini, Riset Talkers bisa mengasah kemampuan writing, sekaligus listening dan comprehension!. Menarik bukan!

Tips terakhir adalah dengan Mencari reviewer yang mengerti bahasa Inggris untuk memberikan feedback terhadap tulisan kita. Sifat dasar manusia adalah merasa apa yang dibuatnya adalah yang terbaik. Dengan adanya reviewer terhadap tulisan kita, bisa jadi kawan kita tersebut akan menukan kesalahan-kesalah yang kita tidak sadari sebelumnya. Atau reviewer juga dapat memberikan koreksi terhadap gramatikal, struktur penulisan dan lain sebagainya.

Kesulitan mencari reviewer? Riset Talkers bisa menggunakan layanan italki untuk mencari tutor yang diinginkan. Bahkan Riset Talkers bisa meminta review native speaker, hal ini tergantung dari kondisi dompet juga pastinya. Karena umumnya native speaker memasang harga yang lebih tinggi dari pada non-native speaker.

Sekian dulu tips untuk writing skill nya, sampai ketemu di tips selanjutnya.

 

Referensi:

  1. https://magoosh.com/toefl/2014/toefl-writing-topics/
  2. https://www.ets.org/Media/Tests/TOEFL/pdf/Writing_Rubrics.pdf
  3. http://www.eslnotes.com/synopses.html
  4. ted.com
  5. italki.com

TOEFL TIPS: Melejitkan TOEFL iBT Score pada Speaking Section

Bagaimana meningkatkan kemampuan Speaking untuk TOEFL tes?

Setelah minggu lalu kami sajikan bagaimana cara melejitkan TOEFL iBT Score pada Reading dan Listening Section, maka pada kesempatan kali ini risettalk akan berbagi tips bagaimana melejitkan TOEFL iBT score pada Speaking Section.

Kebanyakan orang berfikir Speaking Section adalah bagian yang tersulit dalam tes TOEFL iBT, karena tidak biasaan orang Indonesia pada umumnya berbahasa Inggris. Jangan Khawatir, setelah membaca posting ini sampai tuntas, diharapkan Riset Talkers sudah punya gambaran bagaimana cara berlatih TOEFL iBT Speaking.

Tips yang pertama adalah dengan mengenali objektif dari ke-6 tipe soal TOEFL Speaking. Berikut adalah gambaran tipe dari soal TOEFL Speaking yang diambil dari Building Skill for TOEFL iBT.

Dengan memahami setiap bagian dari pertanyaan-pertanyaan di speaking sesion di TOEFL iBT, maka Riset Talkers akan lebih siap menghadapi tes.

Tips yang kedua adalah memcoba menjawab pertanyaan-pertanyaan soal latihan TOEFL iBT, merekamnya dan mereviewnya. Gunakan ke 5 online resources untuk TOEFL iBT untuk mendapatkan pertanyaan-pertanyaan yang pernah digunakan didalam TOEFL iBT. Praktekan dengan menjawab pertanyaannya dan janga lupa untuk direkam. Awalnya akan terasa ackward tapi jangan menyerah! Lakukan terus dan ulangi sampai:
(1) Struktur kalimat yang keluar ketika berbicara sudah dalam struktur yang baik,
(2) Pace (Tingkat kecepatan berbicara) dan sounds natural (berbicara layaknya native speaker) ,
(3) Grammatikal sudah sesuai dengan konteks percakapan,
(4) Menjawab Pertanyaan.

Ini nyata, meskipun Riset Talkers jago grammar, sering kali saat mencoba untuk menjawab pertanyaan, seakan semua gramatikal hilang dan arah pembicaraan melebar dan bahkan tidak menjawab pertanyaan. Riset Talkers bisa menggunakan online-voice-recorder untuk merekam jawaban saat latihan soal TOEFL iBT speaking.

Practices make perfect! Jika Riset Talkers punya pertanyaan sekitar TOEFL iBT, bisa langsung di tanyakan di kolom komentar dibawah ya. Jangan lupa untuk lihat juga tips melejitkan TOEFL iBT score pada Writing Section di Jumat depan. Happy weekend!

TOEFL TIPS: Melejitkan TOEFL iBT Score pada Listening Section

Bagaimana meningkatkan kemampuan Listening untuk TOEFL tes?
Bagaimana meningkatkan kemampuan Listening untuk TOEFL tes?

Riset Talkers, setelah minggu lalu kita membahas tentang melejitkan TOEFL score pada Reading Section. Minggu ini kita akan membahas bagaimana menggali skill “Listening” TOEFL.

Seperti pada pembahasan minggu lalu, bahwa skill yang dibutuhkan untuk TOEFL bukan hanya sekedar kemampuan berbahasa Inggris. TOEFL dimaksudkan untuk mengetes kemampuan seseorang terhadap kemampuan bahasa Inggris dalam Akademik. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan skill Listening TOEFL.

  1. Kartun Disney
    Tips pertama ini kelihatanya konyol, tapi sebenarnya bagian ini adalah yang paling mengasikkan. Riset Talkers mungkin masih ingat saat masa kecil dulu ada kartun yang berjudul Bugs Bunny, kelinci pintar nan konyol yang selalu usil dan diusilkan. Coba Riset Talkers tonton lagi kartun tersebut di youtube atau di dailymotion. Atau sebagai alternatif juga bisa the Simpsons and Friend di youtube atau di dailymotion. Selain belajar bahasa Inggris, Riset Talkers pun bisa mendapat hiburan plus mengenang masa kecil dulu.
  2. Vlogs
    Vlogs adalah suatu terminologi yang mengarah pada Video Blog. Vlogs merupakan salah satu video yang sangat terkenal di youtube. Umumnya, Vlogs berisikan kehidupan sehari-hari, opini dan/atau komentar dari pembuat video.
    Meskipun terlihat janggal bagi non-native English, nyatanya blog ini sangat populer dan diikuti oleh jutaan orang. Namun pastinya, dengan adanya Vlogs, kita bisa gunakan sebagai media listening kita sehari-hari.
    Selain sebagai bahan listening, kita juga bisa menggunakan Vlogs sebagai bahan pembelajaran budaya luar negeri, khususnya native english seperi US dan UK. Berikut adalah beberapa Vlogs channel yang cukup terkenal. Ada CommunityChannel, adan Amazing Phil yang memiliki hampir 4 juta follower di channelnya, Todrickhall, Niki and Gabi dan masih banyak lagi channel menarik lainnya.
  3. Informatif Podcast
    Mungkin sebagian dari Riset Talkers sudah familiar dengan istilah Podcast. Poscast  adalah digital audio yang tersedia/disediakan diinternet. Umumnya podcast terdiri dari beberapa seri pembahasan suatu topik tertentu. Mendengarkan podcast merupakan suatu tantangan tersendiri karena pembicaraan menggambarkan natural speaking bahasa Inggris seperti intonasi, kecepatan dan tempo bicara.
    Coba deh untuk mendengarkan podcast yang sesuai dengan hobi atau kesukaan Riset Talkers, pasti nanti akan merasakan benefit nya dikemudian hari.
    Berikut beberapa podcast yang sangat familiar dan terkenal dikalangan masyarakat dunia seperti: BBC Podcast, NPR’s Podcast, The Cracked Podcast. Riset Talkers bisa temukan sendiri podcast sesuai dengan hobi kalian masing-masing. Sebagai contoh, Podcast yang berhubungan dengan musik bisa dengan mengetikkan podcast music di google.

Sekian Tips dari Risettalk kali ini terkait dengan listening skill untuk TOEFL. Silakan tunggu tips berikutnya terkait dengan Speaking Skill. 🙂

TOEFL Tips: Melejitkan TOEFL iBT Score pada Reading Section

Tips meningkatkan kemampuan Reading section pada tes TOEFL

Apakah Riset Talkers sedang mempersiapkan untuk studi lanjut keluar negeri? Atau Riset Talkers sedang berusaha keras untuk dapat lulus dari kampus tercinta tapi terkendala dengan nilai TOEFL yang masih dibawah standard? Minggu lalu Riset Talk memberikan sumber-sumber belajar online TOEFL. Minggu ini kami akan membuat artikel serial tentang tips-tips untuk meningkatkan nilai TOEFL kamu sekalian. Pada artikel pertama inia yang akan dibahas adalah tips untuk mengasah reading skill, khususnya dalam persiapan ujian TOEFL.

Pada dasarnya, semua US News and Magazine adalah sumber daya yang bagus buat belajar TOEFL. Namun, perlu diingat bahwa TOEFL adalah tes bahasa inggris yang ditujukan untuk akademik, sehingga kita harus lebih selektif dalam memilih sumber daya yang kita gunakan untuk belajar dalam persiapan TOEFL. Yuk kita bahas satu per satu sumber daya yang bisa kita gunakan.

Pertama adalah Magoosh TOEFL FlashCard. Flashcard ini dibuat sedemikian rupa oleh Magoosh, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang edukasi khususnya tes masuk perguruan tinggi seperti TOEFL, GRE, SAT, dan lain sebagainya. Aplikasi Flashcard yang bisa dijalankan via web browser dan android ini sangat bagus jika digunakan sebagai fun learning harian.  Berikut tampilannya:

Magoosh flashcard versi web
Flashcard yang berisi definisi dan contoh penggunaan kata

Keunggulan lain dari Flashcard ini yaitu tampilannya yang elegant dan simple. Sebagai contoh, ketika sebuah vocabulary di klik maka akan muncul definisi beserta dengan contoh penggunaan kata didalam kalimat. Sehingga, selain mengetahui definisi dari sebuah kata, kita pun dapat melihat contoh penggunaan kata tersebut didalam kalimat. Cukup mudah bukan?

Kedua, US credible news. Riset Talkers, ternyata flashcard masih belum cukup untuk memperoleh nilai TOEFL yang bagus. Riset Takers harus terbiasa dengan konteks kalimat dan menangkap ide dari bacaan yang cukup panjang. Sebagai gambaran, untuk TOEFL iBT, Reading Passage  atau materi bacaannya berjumlah kurang lebih 700 kata. Dengan bacaan yang cukup panjang tersebut, kita harus dapat menangkap main idea dari masing-masing paragraf dan biasanya pertanyaannya adalah jenis pertanyaan yang tersirat, atau memilih makna yang tersembunyi. Situs-situs berita yang direkomendasikan yaitu New York Times, The Economist, The Atlantic Monthly, The New Yorker. Buat Riset Talkers yang memiliki keterbatasan dalam vocabulary, tantangan terbesar membaca situs-situs berita tersebuat adalah seringnya menemukan kata-kata sulit, sehingga kamus adalah sahabat terbaik ketika membaca berita-berita tersebut. Sebagai alternatif, Riset Talkers bisa menggunakan add-ons kamus seperti grammarly.com.  sekaligus menjadi tips ketiga pada artikel ini.

Tips ketiga adalah grammarly. Untuk Riset Talkers yang biasa menggunakan google chrome, bisa download add-on grammarly disini atau untuk Mozilla Firefox dapat di download di sini. Add-on ini extremely useful saat kita sedang browsing dan mengalami kesulitan dalam memahami suatu kata. Riset Talkers tinggal block kata sulit tersebut, maka secara otomatis akan muncul definisi atau sinomimnya. Gampang kan!.

Gak cuma itu, ketika kita sedang menulis via browser, seperti menulis blog, posting facebook, twitter dan lain sebagainya, applikasi add-on ini juga membantu kita mengoreksi struktur kata atau grammar tulisan kita tersebut. Hebat kan?

 

Tips terakhir untuk Riset Talkers semua adalah konsisten. Pribahasa mengatakan

Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit

Lakukan latihan secara konsisten, pasang target belajar harian dan jangan berhenti sebelum berhasil mendapatkan nilai TOEFL terbaik. Semua tips diatas tidak akan berpengaruh apa-apa jika Riset Talkers latihan hanya giat di awal dan menghilang kemudian. Lakukan latihan secara konsisten, meskipun hanya 30 menit per hari. Yakin dan konsisten lah. Tunggu tips TOEFL selanjutnya minggu depan ya! Semoga bermanfaat dan semoga sukses!

Tips: 5 online resources terbaik untuk belajar TOEFL iBT tahun 2017

Riset Talkers, Apakah kamu sedang mempersiapkan diri untuk sekolah di luar negeri? Tentunya kalian akan cukup familiar dengan English Proficiency Test. Ada banyak sekali jenis tes yang tersedia, seperti, TOEFL PBT, TOEFL IBT, TOEFL ITP, IELTS, dan lain sebagainya. Pada posting kali ini, kita akan berfokus pada TOEFL iBT.

TOEFL iBT kepanjangan dari Test of English as a Foreign Language intenet Based Test atau Tes bahasa inggris untuk bahasa asing berbasis internet. Tes ini cukup populer untuk orang-orang yang berkeinginan melanjutkan studinya ke negara-negara seperti Amerika Serikata dan Kanada. Score untuk TOEFL iBT adalah antara 1-120 poin. Kamu bisa melihat kesetaraan nilai TOEFL iBT dengan tes-tes bahasa lain seperti IELTS, dan TOEIC di sini.

Khusus untuk Riset Talkers semua yang ingin mempersiapkan tes TOEFL iBT. Berikut adalah rekomendasi bahan belajar yang sangat layak untuk dicoba:

  1. Magoosh

    Magoosh merupakan lembaga kursus online yang berdiri pada 2008 di Amerika Serikat. Magoosh menyediakan video interaktif dan simulasi tes TOEFL berbasis online. Dalam video interaktifnya, Magoosh menyediakan pembahasan mendetail untuk setiap sesi TOEFL beserta dengan grammar yang mendukung pada TOEFL skill untuk premium membernya. Selain itu, magoosh menyediakan perencanaan schedule untuk 2 minggu, 1 bulan dan 6 bulan persiapan TOEFL. Sebagai bonus, Riset Talkers juga bisa memperdalam vocabulary bahasa inggris dengan flashcard Magoosh. Info lebih lengkap bisa langsung ke web resminya di sini.

  2. Squline

    Squline adalah startup yang masih tergolong muda. Squline menawarkan program yang cukup menarik yaitu selain materi versi ebook, dan jam belajar yang fleksibel, Squline juga memiliki program untuk berbicara dengan penutur asing. Cara mendaftarnya cukup mudah, yaitu registrasi untuk melakuan trial class, atau kelas percobaan kemudian jika tertarik maka kita bisa memilih sendiri paket program yang diinginkan. Untuk detailnya bisa langsung ke squiline.com.
  3. ETS TOEFL TV on Youtube

    Siapa yang tidak kenal Youtube. Situs yang memiliki jutaan video tersebut merupakan salah satu sumber daya terbaik untuk persiapan TOEFL. ETS, lembaga penyelenggara TOEFL ini memiliki channel khusus yang bisa memfasilitasi kita untuk mengetahui lebih dalam mengenai format TOEFL, kriteria penilaian, tips dan trik dalam menghadapi TOEFL. Riset Talkers bisa langsung membuka channel resminya di sini.
  4. Memrise.com

    Buat Riset Talkers yang seneng nge game, pasti suka dengan situs yang satu ini. Dengan pendekatan gamification, belajar memperkaya vocabulary menjadi sangat menyenangkan. Pada situs ini Riset Talkers bisa memilih couse yang diinginkan dan memulai bermain tebak-tebakkan. Tampilan yang menarik dan fitur timer dan interaktif dalam menebak arti kata menjadi nilai tambah dalam situs ini. Silakan langsung mencoba applikasinya di sini.
  5. WIKI TOEFLResources yang terakhir adalah Wikitoefl. Situs ini menyediakan banyak sekali simulasi tes beserta kunci jawabannya. Selain itu, Wikitoefl juga menyediakan berbagai macam ebook premium yang dapat diundur secara gratis. Penasaran?  Langsung kunjungi wikitoeflibt.net.

Jika Riset Talkers bisa memaksimalkan kelima resurces diatas, dapat dipastikan bahwa TOEFL iBT tidak lagi menjadi kendala. Semoga sukses!

University of Edinburgh PhD Position

Tips: 4 tips dalam menulis Study of Purpose yang sulit untuk ditolak

Hi Riset Talkers,  Pada kesempatan kali ini kita akan membahas beberapa tips dalam penulisan SOP alias Study of Purpose(SOP).  SOP adalah salah satu syarat untuk  melanjutkan study yang lebih tinggi umumnya graduate school. Berikut akan dipaparkan dalam 4 sub bagian, yaitu:

  1. Love the Major
    Tips pertama yang harus kita lakukan dilakukan dalam menulis SOP adalah tunjukan kalau kita passion dan layak untuk study di universitas yang kita tuju.
  2. Specific Area
    Kemudian tips yang kedua adalah sebutkan spesifik area yang membuat kita amat sangat tertarik untuk masuk di area tersebut. Bagian ini penting karena reviewer akan melihat keseriusan kita dalam memilih bidang yang akan kita geluti nantinya.
  3. Future Plan
    Tips yang ketiga yaitu perlihatkan bahwa kita tau secara pasti area yang akan diambil serta apa yang akan diperjuangkan. Pada bagian ini kita bisa menyebutkan spesifik conference yang akan diikuti, target jurnal yang akan di submit.
  4. Customize
    Tips yang terakhir adalah perlihatkan bahwa kalian benar-benar mengetahui aktor-aktor kampus yang kalian bidik. Kita bisa menyebutkan nama salah satu lab yang ingin kita ikuti, penelitian yang sedang on going di lab tersebut atau bisa juga untuk menyebutkan nama Proffessor yang bidang penelitiannya menarik bagi kita.

Continue reading Tips: 4 tips dalam menulis Study of Purpose yang sulit untuk ditolak

Fakta Unik – Kenapa Kursor Panah Mouse Sedikit Miring? Sejarah Singkat Kursor Mouse, Penemunya, dan Revolusi di Dunia Komputer Modern

Fakta kursor mouse yang mirin
Fakta kursor mouse yang miring – gambar diambil dari dokumen design Xerox Parc

Mouse sudah menjadi bagian umum di dalam penggunaan komputer. Dengan menggunakan mouse kita dapat berinteraksi dengan tombol-tombol, obyek-obyek virtual yang berada di dalam layar komputer kita. Tapi pernahkah kamu memperhatikan kursor yang selalu bergerak-gerak dilayar jika kita berinteraksi dengan mouse? Ya, kursor mouse yang dapat kamu lihat pada gambar di bagian atas artikel ini.  Pernahkah bertanya-tanya mengapa kursor mouse itu miring sekitar 45 derajat? Mengapa tidak panah lurus ke atas saja?

Sedikit cerita mengenai sejarah orang yang menemukan mouse. Douglas Engelbart adalah seorang engineer, penemu, dan pionir internet kebangsaan Amerika Serikat. Pada masa Perang Dunia ke-2 dia sempat bergabung dengan angkatan laut dan di tempatkan di Filipina sebagai teknisi radar selama 2 tahun. Di situ ia sempat membaca sebuah artikel yang berjudul “As We May Think” (artikel yang berisi tentang arah perkembangan ilmu pengetahuan yang saat itu bertujuan untuk menciptakan kehancuran ketimbang pemahaman) yang akhirnya menginspirasi hidup Engelbart muda.

Setelah Perang Dunia usai ia kembali kembali ke tempat asalnya di Oregon dan menyelesaikan pendidikan bachelor-nya  dalam teknik elektro. Dia mendapatkan pekerjaan yang bagus di National Advisory Committee for Aeronautics (yang merupakan cikal bakal NASA) pada bagian Ames Research Center. Tapi pakerjaan yang bagus itu tidak membuatnya puas. Berbulan-bulan dia selalu memikirkan beberapa hal.

Ia ingin karir yang membuat dunia menjadi lebih baik.

Usaha yang sungguh-sungguh untuk membuat dunia menjadi lebih baik membutuhkan usaha yang teroganisir.

Memanfaatkan kecerdasan manusia secara kolektif dari semua orang yang berkontribusi terhadap solusi yang efektif adalah kunci utamanya.

Jika kita dapat secara dramatis meningkatkan bagaimana kita melakukan itu, berarti kita telah meningkatkan segala upaya di planet ini untuk memecahkan masalah penting – lebih cepat lebih baik.

Komputer dapat menjadi kendaraan untuk meningkatkan hal tersebut.

Akhirnya setelah itu ia memutuskan untuk kembali melanjutkan pendidikannya hingga tamat PhD di University of California, Berkeley pada bidang teknik elektro. Dia melanjutkan karirnya dengan menjadi assistant professor selama beberapa tahun hingga akhirnya dia keluar dan mendirikan startup-nya sendiri yang bernama Digital Techniques. Kemudian pada tahun 1957 dia bergabung dengan SRI Internatioal (Stanford Research Center International). Di situ dia mulai mengembangkan penemuan-penemuannya berkaitan dengan komputer, graphical user interface (GUI), hypertext, dan salah satunya adalah mouse.

Komputer mouse pertama dunia dari SRI International - sumber wikipedia
Komputer mouse pertama dunia dari SRI International – sumber wikipedia

Pada tahun 1968, Dauglas men-demo penemuannya itu dalam Fall Joint Computer Conference di San Fransisco. Dalam demonstrasinya tersebut dia membawakan sebuah sistem komputer yang utuh menampilkan elemen-elemen dasar dari komputer modern seperti windows, hypertext, graphics, sistem navigasi komputer yang efisien, video conference, mouse komputer, word processing, dynamic file linking, revision control, dan collaborative realtime editor. Bahkan karena pengaruhnya yang sangat luar biasa ini, demo yang dibawakan oleh Douglas dikenal sebagai “The Mother of All Demos“. Dan karena banyaknya penemuan dan kontribusi yang luar biasa diberikan olehnya Douglas memperoleh penghargaan tertinggi di bidang computer science yaitu Turing Awards pada tahun 1997.

Baiklah cukup sekian sejarah tentang penemu mouse, sekarang kita kembali lagi ke pertanyaan awal tentang mouse. Mengapa kursor panah mouse sedikit miring? Pada awalnya memang Douglas membuatnya dengan bentuk panah ke atas. Kemudian ketika pada tahun 1970an Xerox PARC ingin membuat sistem komputer yang sama mereka membuatnya menjadi sedikit miring, tepatnya 45 derajat. Alasan utamanya adalah pada monitor komputer resolusi rendah, garis miring lebih mudah dibuat dan dikenali ketimbang garis lurus ke atas. Kalau penasaran ini adalah dokumen rancangan awal mouse pada sistem komputer Xerox PARC.

Dr Isaiah Hankel: 5 Hal yang ditolak dilakukan oleh Mahasiswa PhD yang Sukses

 Too many PhD students feel as if they can’t do anything but show up to the lab and look busy

Di tahun pertama menjadi mahasiswa PhD, hari-hari bisa begitu membosankan, khususnya ketika mengikuti beberapa kelas dan mempelajari eksperimen dan prosedur baru dalam lab. Namun ada sesuatu yang BerBEDA dan menginspirasi yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa sehingga menjadi PhD yang sukses dan berpengalaman. Ada hal tidak kita sadari yang disebut dengan penolakan. Berikut ini 5 penolakan yang biasa terjadi pada mahasiswa PhD :
Continue reading Dr Isaiah Hankel: 5 Hal yang ditolak dilakukan oleh Mahasiswa PhD yang Sukses

Paper Legendaris Pembuka Pintu Era Teknologi Big Data dan Cloud Computing dari Google

Data yang dihasilkan di Internet setiap menitnya - domo.com
Data yang dihasilkan di Internet setiap menitnya – domo.com

Lahirnya Era Big Data dan Cloud Computing

Suatu Era pasti ada awal dan akhirnya. Demikian pula yang terjadi pada Era Big Data dan Cloud Computing. Perkembangan Era Big tidak bisa terlepas dari Era Internet yang dimulai dari penelitian di tahun 1960-an hingga saat ini yang memungkinkan semua komputer terhubung ke dalam suatu jaringan berskala global sehingga mempermudah pertukaran data dan aliran informasi ke seluruh dunia (hingga saat ini diperkirakan lebih dari 1 milyar perangkat yang terhubung dengan Internet). Internet juga telah melahirkan aplikasi-aplikasi populer seperti email, chat apps, VOIP (Voice Over Internet Protocol), FTP, dan yang paling populer adalah World Wide Web (biasa disebut Web) sehingga lahirlah Era World Wide Web (atau singkatnya Era Web).
Continue reading Paper Legendaris Pembuka Pintu Era Teknologi Big Data dan Cloud Computing dari Google