Belajar dasar kecerdasan buatan dari Facebook Engineer

Ilustrasi Facebook dengan seluruh artificial Intelligent yang ada dibelakangnya

Riset Talkers,  Siapa yang tidak kenal Facebook? Perusahaan raksasa yang didirikan oleh anak muda bernama Mark zuckerberg pada tahun 4 Febuari 2004 ini ternyata bukan hanya sekedar sosial media lho, tapi lebih dari itu. Perusahaan yang memiliki karyawan lebih dari 15 ribu orang ini, ternyata juga melakukan eksperimen-eksperimen kecerdasan buatan.

Kalau Riset Talkers sadar, saat kita mengupload foto di facebook, maka secara otomatis Facebook akan memberikan rekomendasi orang-orang yang ada difoto untuk di tag. Atau jika Riset Talkers pernah meng-klik salah satu iklan yang muncul di sidebar halaman facebook, maka ketika kita membuka halaman facebook maka akan muncul rekomendasi-rekomendasi iklan yang sama atau sejenis dengan iklan yang pernah kita klik. Contoh-contoh yang disebut diatas adalah salah satu contoh implementasi kecerdasan buatan pada Facebook.

Dalam sebuah halaman yang berjudul Artificial Intelligent, revealed, Seorang Facebook engineer menjelaskan dasar kecerdasan buatan dan keuntungan yang di peroleh darinya.

Dalam video tersebut dikatakan Facebook telah menggunakan data-data yang di unggah oleh para penggunanya untuk mengimplementasikan kecerdasan buatan. Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Implementasi kecerdasan buatan seperti, self-driving car, rekomendasi pembelian, video games dan lain sebagainya.

Facebook engineer memberikan contoh implementasi kecerdasan buatan yang diimplementasikan di bidang image recognition untuk mengenali gambar Anjing dan Mobil. Pertama, hal yang perlu dibuat adalah supervised learning , yaitu mengajarkan sistem terhadap gambar-gambar berbentuk anjing dan kucing. Hal ini bisa dilakukan dengan membuat sistem dan memberikan parameter-parameter pengait dari jutaan contoh data training.

Ketika sistem telah berhasil mengenali parameter-parameter suatu bentuk, maka sistem harus dapat mengenali suatu gambar (Anjing atau Kucing -red) yang belum pernah dilihat sebelumnya. Hal ini dimaksudkan agar sistem dapat mengenali sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya berdasarkan data dan parameter yang pernah di ajarkan sebelumnya. Proses ini dinamakan dengan Generalization Ability.

Dengan adanya implementasi-implementasi kecerdasan buatan seperti diatas, diharapkan orang-orang semakin tertarik untuk mempelajari bagaimana kecerdasan buat bekerja dan untuk apa pemanfaatannya. Sehingga pelajar dapat termotivasi dan mempelajarinya lebih dalam dengan media online course atau pendalaman dalam bidang kecerdasan buatan di kampus-kampus.

Referensi:

  1. https://research.fb.com/artificial-intelligence-revealed/

 

 

 

Author Image

About Agung Laksono

Agung Laksono adalah Researcher Remote Worker (RRW) di salah satu kampus di Indonesia dengan fokus di systems area. Selain itu Agung juga passionate di bidang programming, bisnis, dan berharap bisa traveling around the world.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *